Lima Status Desa Menurut Indeks Desa Membangun

KONSIDERAN – Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun (IDM), menjelaskan ada 5 klasifikasi status desa.

Kelima klasifikasi status desa tersebut yaitu  desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri.

Adapun pengertian dari masing-masing kategori status desa itu dijelaskan sebagai berikut :

1. Status Desa Mandiri 
Desa Mandiri atau bisa juga disebut sebagai Desa Sembada yaitu Desa Maju yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa untuk peningkatan kualitas hidup dan kehidupan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat desa dengan ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan.

2. Status Desa Maju 
Desa Maju atau bisa juga disebut sebagai Desa Pra Sembada adalah desa yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, serta kemampuan mengelolanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, dan menanggulangi kemiskinan.

3. Status Desa Berkembang
Desa Berkembang atau bisa juga disebut dengan Desa Madya adalah desa potensial menjadi Desa Maju, yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi tetapi belum mengelolanya secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan.

4. Status Desa Tertinggal 
Desa Tertinggal atau bisa juga disebut dengan Desa Pra-Madya adalah desa yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi tetapi belum, atau kurang mengelolanya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia serta mengalami kemiskinan dalam berbagai bentuknya.

5. Status Desa Sangat Tertinggal 
Desa Sangat Tertinggal atau bisa juga disebut sebagai Desa Pratama, adalah desa yang mengalami kerentanan karena masalah bencana alam, goncangan ekonomi, dan konflik sosial sehingga tidak berkemampuan mengelola potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi, serta mengalami kemiskinan dalam berbagai bentuknya.

Pengklasifikasian status desa tersebut berdasarkan pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) dalam suatu desa.

Pengukuran IDM ini didasarkan pada aspek Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi, dan Indeks Ketahanan Lingkungan.

Nah, itulah lima kategori status desa yang harus diketahui dan dipahami, terlebih lagi bagi mereka para aparatur desa.* (red/konsideran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *