Langkah Mencegah Korupsi dan Penyimpangan Anggaran di Desa

KONSIDERAN – Besarnya anggaran yang digelontorkan di desa kerap menjadi sorotan banyak pihak.

Ini bukan tanpa alasan, karena ada kekhawatiran anggaran tersebut  akan dikorupsi oleh elit desa.

Lalu bagaimana agar anggaran atau pendapatan desa tidak dikorupsi?  Apa yang penting untuk dilakukan agar kejahatan korupsi tidak menjalar ke elit desa?

Dalam buku panduan Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak (2016) menyampaikan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah korupsi dan penyimpangan anggaran di desa. Langkah-langkah tersebut yaitu :

  1. Ketahui besaran dan alokasi pendapatan desa anda, baik yang berasal dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Pajak dan Retribusi Daerah, Sumbangan APBD Provinsi dan Kabupaten, dan Pendapatan Asli Desa. Pengetahuan tentang keuangan desa harus diketahui oleh sebanyak-banyaknya warga di desa.
  2. Bentuk jaringan peduli anggaran yang melibatkan sebanyak-banyaknya pihak.
  3. Belajarlah tentang anggaran dengan berbagai cara.
  4. Libatkan diri dan jaringan warga dalam proses perencanaan di desa melalui Musyawarah Desa.
  5. Pantau dan kawal seluruh proses pembangunan desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pelaporannya.
  6. Buat dan kembangkan sistem informasi tentang anggaran yang paling ramah dan mudah diakses warga.
  7. Bangun mekanisme komplain atau pengaduan terkait korupsi dan penyelewengan anggaran yang mudah diakses warga.

Sekiranya langkah-langkah tersebut bisa dilakukan, sedikit banyak akan dapat meminimalisir penyelewengan anggaran di tingkat desa.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *