Besok, Pengurus KTNA Kabupaten Tegal akan Dilantik

KONSIDERAN – Pengurus Kontak Tani Andalan (KTNA) Kabupaten Tegal Jawa Tengah sesuai rencana pada Rabu 15 Maret 2023 akan dilantik.

Pelantikan dijadwalkan akan berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal.

Sejumlah persiapan tengah dilakukan pihak panitia pelantikan. Persiapan tersebut diantaranya pembuatan banner hingga display produk unggulan anggota KTNA.

Pelatikan rencananya akan dihadiri perwakilan 3 orang dari masing-masing kecamatan dan pihak terkait lainnya.

Sebagai informasi, KTNA merupakan suatu organisasi independen di Indonesia yang berorientasi pada aktivitas sosial di sektor agrikultur yang berbasis agribisnis.

Dikutip dari lama pertanian.go.id, KTNA terdiri dari komunitas petani dan nelayan yang terpilih untuk mewakili daerah yang memiliki kualifikasi dalam kemampuan dibidangnya masing-masing dan mempunyai karakter pionir dan patriotis dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya dibidang agribisnis.

Keberadaan organisasi KTNA ini mulai dari level kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga level nasional.

Apa saja peran KTNA dalam pembangunan pertanian ?  Dilansir dari situs pertanian.go.id  pada Selasa 14 Maret 2023, peran KTNA dalam pembangunan pertanian adalah sebagai berikut :

1. KTNA sebagai Penyuluh Swadaya

Anggota KTNA merupakan petani-nelayan yang menguasai ilmu pengetahuan dan wawasan tentang pertanian, meliputi tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, perikanan-kelautan dan kehutanan.

Membimbing petani-nelayan untuk melaksanakan teknologi yang efisien tetapi menghasilkan kuantitas dan kualitas produksi yang mampu bersaing di pasar.

2. KTNA sebagai Pengurus Koperasi

Mampu memasarkan hasil produksi petani-nelayan

Mampu menyediakan dan melayani kebutuhan sarana produksi pertanian serta kebutuhan pokok harian petani-nelayan

Mampu menfasilitasi permodalan usahatani petani-nelayan

3. KTNA sebagai pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S)

Lahan usahataninya dapat menjadi tempat magang dan belajar bagi petani-nelayan yang lain, dan bersedia memberikan ilmu maupun contoh pelaksanannya

Rumah tempat tinggalnya tersedia fasilitas untuk belajar dan menginap bagi yang berminat menggali ilmu dan praktek.

4. KTNA sebagai Mitra Kerja Pemerintah

Menjalin komunikasi aktif dengan pihak pemerintah, khususnya lingkup pertanian, baik untuk mendapatkan informasi tentang program pembangunan pertanian yang perlu dibantu oleh petani-nelayan, ataupun menyampaikan aspirasi petani-nelayan yang perlu dibantu pemerintah

Mendukung untuk mensukseskan program pembangunan pertanian pemerintah baik sebagai pelaku usaha, penyuluhan ataupun memotivasi anggota kelompok tani pelaksana.

5. KTNA sebagai Mitra Usaha Swasta/BUMN

Memiliki dan menjaga hubungan usaha yang baik dengan pengusaha pertanian (off farm) baik perorangan maupun perusahaan swasta, untuk kepentingan pemasaran hasil, kebutuhan sarana produksi dan bahkan kebutuhan permodalan

Memiliki dan menjaga hubungan usaha yang baik dengan BUMN, baik untuk kepentingan pemasaran hasil maupun kebutuhan sarana produksi, kebutuhan bahan pokok sehari-hari dan permodalan.

6. KTNA sebagai Pembela dan Pelindung Petani

Membantu petani-nelayan dalam menghadapi kasus sarana produksi yang tidak memadai, harga produksi rendah dan kerugian lainnya yang berkaitan dengan usaha petani-nelayan

7. KTNA sebagai Negosiator

Mampu mempengaruhi kebijakan pembangunan desa melalui penyusunan APBDes agar pembangunan lebih banyak diarahkan ke infrastruktur pertanian dan usaha ekonomi produktif

Mampu menjalin komunikasi harmonis agar pengusaha pertanian selalu tertarik menjalin Kerjasama dengan kelompok tani-nelayan atau Lembaga ekonomi milik petani-nelayan

Mampu menjalin komunikasi dengan pihak pemerintah, khususnya kepada dinas, badan ataupun unit pelaksana teknis dilingkup pertanian agar membuka peluang untuk berkomunikasi dengan para wakil petani-nelayan yang tergabung dalam wadah kelompok KTNA disemua tingkatan secara periodik, misalnya melalui Rembug Madya atau forum lainnya.

Mampu menjalin komunikasi dengan pihak wakil rakyat, DPRD dan DPR, agar memahami fungsi KTNA sehingga dapat mendorong untuk memperjuangkan nasib petani-nelayan dan kelancaran usulan anggaran operasional KTNA.*** (Darojat/konsideran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *